Keluhan

Keluhan merupakan SESUATU hal yang mengganjal dihati seseorang. Hampir semua orang mempunyai keluhan dalam hidupnya. Dari keluhan yang biasa-biasa saja, hingga keluhan yang luar-luar biasa. Ada yang mengutarakan keluhannya, ada pula yang hanya menggeretu dalam hati. Saat ini, keluhan terbesar ku adalah SESUATU yang berkaitan dengan rumah yang dikontrak oleh Alfi, Alfian, Kamil, dan aku. Kami berempat merupakan teman sekelas sejak kelas XI Madrasah Aliyah. Awalnya dirumah ini diisi oleh lima orang, tetapi satu orang lainnya telah pindah. Dia memilih untuk mengkost saja di dekat kampus. Namanya Fadil. Ia pindah bukan karena ada masalah antara kami berlima, tetapi ia merasa kalau air bersih PDAM disini sangat buruk. Kadang terasa sulit jika mau ngapa-ngapain. Sampe-sampe aku pun juga sempat berpikiran seperti Fadil untuk pindah. Tapi syukur gak jadi karena setelah Fadil pindah, layanan PDAM bisa membuat kami puas.

Semenjak Fadil pindah kost, rumah ini resmi dikontrak oleh kami berempat saja, Alfi, Alfian, Kamil, dan aku. Nama kami tercatat di kependudukan RT ini. Tapi, setelah kepindahannya itu, mulai lah datang sesosok manusia, Udin. Sampai detik ini, Udin sudah nebeng disini sekitar 5 bulan lebih. Selama itu pula ia gak pernah ikut bayar sewa kontrakan. Aku sering ditegur oleh paman ku supaya menagih uang kepada Udin untuk turut berpartisipasi membayar kontrakan, tapi aku malu, tapi aku mau. Aku hanya berharap untuk bulan depan ia mau ikut membayar sewa kontrakan ini. Yachhh… Lumayan lah untuk mengurangi beban kami.

Sekarang nambah lagi satu orang yang gak resmi, Alew. Ia merupakan mahasiswa semester 3 Teknik Sipil di Politeknik Negeri Banjarmasin. Ia teman sekelas Alfi. Awalnya ia hanya menginap disini, tapi mungkin ia ketagihan, hingga akhirnya ia setiap malam tidur disini, lebih tepatnya lagi TIDUR SEKAMAR aku dan Alfi. Aku merasa kurang nyaman atas kehadirannya disini. Bukannya aku tidak ikhlas atau apa. Tapi karena kebiasaannya yang buruk. Pernah suatu saat kamar ini bau bangetttttt. Bau gak enak. Bau asap rokok yang terkurung dikamar tertutup ini. Sampai-sampai aku mau muntah.

Sekarang ini pukul 02:12 WITA, aku sudah terjaga sejak sejam yang lalu. Aku terjaga karena Alew yang tidurnya ganas. Kakinya menendang kemana-mana. Pernah juga kakinya ada di wajah Udin. Tadi, kaki Alew berulang kali mentackle kaki ku, padahal aku gak sedang main bola. Gak hanya itu, ia juga punya kebiasaan tidur mendengkur yang lumayan keras. Sangat mengganggu. Terakhir aku merasa gak nyaman yaitu sebelum aku terjaga ini. Tangannya parkir di area wajah ku. Apa-apaan ini? Syukur saja jarinya gak mencolok ke hidung ku. Ia juga sempat seperti mau memeluk aku, tapi untung aku peka. Aku bangun dan menjauh ke ruang tamu. Aku ambil bantal dan selimut dan laptop. Aku mau tidur diluar kamar saja. Semoga gak banyak nyamuk dan gak ada setan yang mengganggu aku.

Jadi, kesimpulannya adalah keluhan itu gak baik disimpan saja dalam pikiran, nanti bisa turun ke hati dan membuat sakit hati. Sebaiknya keluhan itu dikeluarkan saja. Setidaknya seperti aku ini, mengeluarkan keluhan dengan menulis di blog. Cukup sekian dulu deh, nanti pagi aku masuk kuliah pukul 07:30-11:50 kemudian kuliah lagi pukul 14:00-16:30. Akan kah hari ini akan menjadi hari yang melelahkan? Tunggu saja episode selanjutnya.

Udin dan Alew yang sedang tidur

Status DSL Router Speedy ku

Hasil speedtest.net

Heriadi Al Hifni

Banjarmasin, 31 Oktober 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s