Bungaku Layu

Dikala hari mendung
Kau datang menghampiri
Membawakan secercah cahaya
Menerangiku
Mendung pun pergi

Dulu ku sempat layu
Tapi kau datang menghampiri
Membawakan secuil pupuk
Memberi semangat untukku
Aku kembali subur

    Hari terus berlalu
   Kau terus memupuk aku
   Hingga aku tumbuh besar

Kini bungaku telah mekar
Kau hampiri aku setiap hari
Kau hisap sari-sari manisnya bungaku
Aku menyukaimu

   Sekian hari kau tidak datang
   Cemas, itu yang ku rasa

Kini, kau tak pernah kembali
Kau hisap seluruh sari-sari manisku
Aku layu
Layu tak bertulang

***Terima Kasih kepada @adink_unique dan @auroraqhysha yang telah membantu saya dalam hal ini, puisi ini saya persembahkan untuk orang yang telah meninggalkanku begitu saja, tragis***

Pugaan, 9 Juli 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s